<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kumpulan Para Sugeng Seluruh Dunia</title>
	<atom:link href="http://parasugeng.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://parasugeng.wordpress.com</link>
	<description>Media for People named Sugeng in the World</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 May 2011 09:09:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='parasugeng.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kumpulan Para Sugeng Seluruh Dunia</title>
		<link>http://parasugeng.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://parasugeng.wordpress.com/osd.xml" title="Kumpulan Para Sugeng Seluruh Dunia" />
	<atom:link rel='hub' href='http://parasugeng.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hikmah Sholat 5 waktu</title>
		<link>http://parasugeng.wordpress.com/2008/12/24/hikmah-sholat-5-waktu/</link>
		<comments>http://parasugeng.wordpress.com/2008/12/24/hikmah-sholat-5-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 04:41:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakarfisika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tadzkiroh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parasugeng.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[From Sugeng Hj. Jabri &#8211; Kualalumpur Malaysia Ali bin Abi Talib r.a berkata : &#8220;Sewaktu Rasullullah S.A.W duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi, lalu berkata: Ya Muhammad, kami hendak tanya kepada kamu kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa A.S.yang tidak diberikan kecuali kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=41&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>From Sugeng Hj. Jabri &#8211; Kualalumpur Malaysia</p></blockquote>
<p><strong>Ali bin Abi Talib r.a </strong>berkata<strong> :</strong><br />
<em>&#8220;Sewaktu Rasullullah S.A.W duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi, lalu berkata: Ya Muhammad, kami hendak tanya kepada kamu kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa A.S.yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.&#8217; Lalu Rasullullah S.A.W. bersabda:<br />
&#8216;Silahkan bertanya.&#8217; Berkata orang Yahudi: &#8216;Silahkan terangkan kepada kami tentang 5 waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu.&#8221;<br />
</em><span id="more-41"></span><br />
Sabda <strong>Rasullullah S.A.W</strong>.:</p>
<p>&#8216;<em>Sholat Zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada TuhanNya, </em></p>
<p><em>Sholat Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam A.S. memakan buah Khuldi, </em></p>
<p><em>Sholat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam A.S., maka setiap mukmin yang sholat Maghrib dengan ikhlas kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya.</p>
<p>Sholat Isya&#8217; itu ialah sholat yang dikerjakan oleh para Rasul-Rasul sebelumku, Sholat </em></p>
<p><em>Subuh adalah sebelum terbit matahari, ini karena apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ sujudnya tiap orang kafir.</em>&#8216;</p>
<p>Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W. maka mereka berkata:</p>
<p><em>Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad, katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan di dapati oleh orang yang sholat</em>..?</p>
<p><strong>Rasullullah S.A.W</strong> bersabda:</p>
<p>&#8216;<em>Jagalah waktu-waktu sholat terutama sholat yang pertengahan, Sholat Zuhur, pada saat itu nyalanya neraka Jahanam, orang mukmin yang mengerjakan sholat pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya uap api neraka Jahanam pada hari Kiamat.</em>&#8216;</p>
<p>Sabda <strong>Rasullullah S.A.W.</strong> lagi:</p>
<p>&#8216;<em>Manakala sholat Asar, adalah saat di mana Nabi Adam A.S. Memakan buah Khuldi. Orang mukmin yang mengerjakan sholat Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir</em>.&#8217;</p>
<p>Setelah itu <strong>Rasullullah S.A.W</strong>. membaca ayat yang bermaksud:</p>
<p>&#8216;Jagalah waktu-waktu sholat terutama sekali sholat yang pertengahan, sholat Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam A.S. diterima. Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan sholat Maghrib kemudian meminta sesuatu dari Allah maka Allah akan perkenankan.</p>
<p>Sabda Rasullullah S.A.W. :</p>
<p>&#8216;<em>Sholat Isya&#8217; (atamah). Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan sholat Isya&#8217; berjamaah, Allah S.W.T. haramkan dari terkena nyalanya api neraka dan diberinya cahaya untuk menyeberangi titi sirath.&#8217;<br />
Sabda Rasullullah S.A.W. seterusnya: &#8216;Sholat Subuh pula, seorang mukmin yang mengerjakan sholat Subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberi oleh Allah S.W.T. dua kebebasan yaitu:<br />
1. Dibebaskan dari api neraka.<br />
2. Dibebaskan dari nifaq.<br />
</em></p>
<p>Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W. maka mereka berkata:</p>
<p><em>&#8216;Memang benarlah apa yang kamu katakan itu wahai Muhammad (S.A.W). Kini katakan pula kepada kami semua kenapakah Allah S.W.T. mewajibkan puasa 30 hari ke atas umatmu?&#8217;.<br />
</em><br />
Sabda <strong>Rasullullah S.A.W</strong>.:<em> </em></p>
<p><em>&#8216;Ketika Nabi Adam memakan buah pohon yang dilarang, lalu makanan itu tersangkut dalam perut Nabi Adam A.S.selama 30 hari. Kemudian Allah S.W.T. mewajibkan ke atas keturunan Adam A.S. berlapar selama 30 hari. Sementara izin makan di waktu malam itu adalah sebagai kurnia Allah S.W.T. kepada makhlukNya.&#8217;</em></p>
<p>Kata orang Yahudi:</p>
<p><em>&#8216;Wahai Muhammad, memang benarlah apa yang kamu katakan itu. Kini terangkan kepada kami ganjaran pahala yang diperolehi dari puasa itu.&#8217;<br />
</em><br />
Sabda <strong>Rasullullah S.A.W</strong>.:</p>
<p><em>&#8216;Seorang hamba yang berpuasa dalam bulan Ramadhan dengan ikhlas kepada Allah S.W.T. dia akan diberi oleh Allah S.W.T. tujuh perkara:</p>
<p>1. Akan dicairkan daging haram yg tumbuh dari badannya (daging yang tumbuh dengan makanan yang haram).<br />
2. Rahmat Allah senantiasa dekat dengannya.<br />
3. Diberi oleh Allah sebaik-baik amal.<br />
4. Dijauhkan dari merasa lapar dan haus.<br />
5. Diringankan baginya siksa kubur (siksa yang sangat mengerikan).<br />
6. Diberikan cahaya oleh Allah S.W.T. pada hari Kiamat untuk menyeberang titian sirath.<br />
7. Allah S.W.T. akan memberinya kemudian di syurga.&#8217;<br />
</em><br />
Kata orang Yahudi:</p>
<p><em>&#8216;Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakan kepada kami kelebihanmu antara semua para nabi-nabi.&#8217;<br />
</em><br />
Sabda <strong>Rasullullah S.A.W</strong>.:</p>
<p><em>&#8216;Seorang nabi mengunakan doa mustajabnya untuk membinasakan umatnya, tetapi saya tetap menyimpankan doa saya (untuk saya gunakan memberi syafaat pada umat saya di hari kiamat).&#8217;<br />
</em><br />
Kata orang Yahudi:</p>
<p><em>&#8216;Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad, kini kami mengakui dengan ucapan Asyhadu Alla illaha illallah, wa asyhadu anna Muhammada Rasulullah (kami percaya bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan engkau utusan Allah).&#8217;<br />
&#8220;Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah2an. Dan berilah berita gembira kepada orang2 yang sabar.&#8221; (Al-Baqarah : 155)<br />
</em><br />
Disebutkan di dalam satu riwayat, bahawasanya apabila para makhluk dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur masing masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN dan TIDAK MINUM, TIDAK DUDUK dan TIDAK BERCAKAP.</p>
<p>Bertanya orang kepada <strong>Rasulullah SAW</strong>:</p>
<p><em>&#8220;Bagaimana k ita dapat mengenali ORANG-ORANG MUKMIN kelak di hari qiamat?&#8221;</em></p>
<p>Maka jawabnya <strong>Rasulullah SAW</strong>,</p>
<p><em>&#8220;Umat dikenal karena WAJAH mereka putih disebabkan oleh WUDHU&#8217;.&#8221;<br />
</em><br />
Bila qiamat datang maka malaikat datang ke kubur orang mukmin sambil membersihkan debu di badan mereka KECUALI pada tempat sujud. Bekas SUJUD tidak dihilangkan. Maka memanggillah dari zat yang memanggil.</p>
<p>Bukanlah debu itu dari debu kubur mereka, akan tetapi debu itu ialah debu KEIMANAN mereka. Oleh itu tinggallah debu itu sehingga mereka melalui titian Siratul Mustaqim dan memasuki alam syurga, sehingga setiap orang melihat para mukmin itu mengetahui bahwa mereka adalah pelayan Ku dan hamba-hambaKu.</p>
<p>Disebutkan oleh hadith <strong>Rasulullah saw</strong> bahwa sepuluh orang yang mayatnya TIDAK BUSUK dan TIDAK REPUT dan akan bangkit dalam tubuh asal diwaktu mati :</p>
<p>1.  Para  Nabi<br />
2.  Para  Ahli Jihad<br />
3.  Para  Alim Ulama<br />
4.  Para  Syuhada<br />
5.  Para  Penghafal Al Quran<br />
6.  Imam atau Pemimpin yang Adil<br />
7. Tukang Azan<br />
8. Wanita yang mati kelahiran/beranak<br />
9. Orang mati dibunuh atau dianiaya<br />
10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumat jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman.</p>
<p>Di dalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah ra sabda<strong> Rasulullah saw</strong>:<br />
<em>Apabila datang hari qiamat dan orang orang yang berada di dalam kubur dibangkitkan maka Allah SWT memberi wahyu kepada Malaikat Ridhwan:<br />
Wahai Ridhwan, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba Ku berpuasa (ahli puasa) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan dahaga. Maka ambillah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng dan buah buahan syurga.<br />
</em><br />
Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekalia kawan-kawan dan semua anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua datang dengan membawa dulang dari nur dan berhimpun dekat Malaikat Ridhwan bersama dulang yang penuh dengan buahan dan minuman yang lezat dari syurga dengan sangat banyak melebihi daun-daun kayu di bumi.</p>
<p>Jika Malaikat Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu kepada mereka sambil mengucap sebagaimana yang difirman oleh Allah SWT di dalam Surah Al-Haqqah bermaksud :<br />
<em>&#8220;Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu kerjakan pada HARI yang telah lalu itu.&#8221;<br />
</em></p>
<blockquote><p>
* Tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Islam yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati. &#8220;Dan (ingatlah) Allah senantiasa mengetahui dengan mendalam akan apa jua yang kamu lakukan.&#8221; (Surah Al-Baqarah : 237)*</p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parasugeng.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parasugeng.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parasugeng.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parasugeng.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/parasugeng.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/parasugeng.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/parasugeng.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/parasugeng.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parasugeng.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parasugeng.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parasugeng.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parasugeng.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parasugeng.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parasugeng.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=41&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parasugeng.wordpress.com/2008/12/24/hikmah-sholat-5-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65da491832a2dc1223be85cfed15968b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak AR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sunnah Rasulullah SAW</title>
		<link>http://parasugeng.wordpress.com/2008/12/01/sunnah-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://parasugeng.wordpress.com/2008/12/01/sunnah-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 09:11:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakarfisika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tadzkiroh]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Para Sugeng]]></category>
		<category><![CDATA[Sunnah Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parasugeng.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[From: Sugeng Hj. Jabri &#8211; Malaysia Perilaku Muhammad (saw) disebut sunnah. Menurut Islam, sunnah Nabi adalah sumber hukum kedua setelah Qur&#8217;an. Keseharian dan perilaku Rasulullah, bahkan diakui oleh para sarjana Barat, merupakan gambaran kesempurnaan utuh seorang manusia. Dan tidak ada satupun seorang manusia di muka bumi yang diikuti perilakunya oleh berjuta-juta orang hingga detik ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=38&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>From: Sugeng Hj. Jabri &#8211; Malaysia</p></blockquote>
<p>Perilaku Muhammad (saw) disebut sunnah. Menurut Islam, sunnah Nabi adalah sumber hukum kedua setelah Qur&#8217;an. Keseharian dan perilaku Rasulullah, bahkan diakui oleh para sarjana Barat, merupakan gambaran kesempurnaan utuh seorang manusia. Dan tidak ada satupun seorang manusia di muka bumi yang diikuti perilakunya oleh berjuta-juta orang hingga detik ini dalam sejarah peradaban manusia. Akhlak Nabi (saw) merupakan kesempurnaan akhlak pada diri seseorang. Allah menegaskan : &#8220;Akhlaq Nabi adalah Qur&#8217;an&#8221;.</p>
<p>Pada ayat lain, Dia berfirman : &#8220;Sungguh telah ada pada diri Rasulullah suri tauladan yang baik bagimu.&#8221; (Q.S. al Ahzab : 21). Pada firman Allah yang lain :</p>
<p>&#8220;Dan tiadalah kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.&#8221;  (Q.S. al Anbiya&#8217; : 107)</p>
<p>Semua itu telah tercatat dalam sejarah Islam yang merupakan ketetapan Allah (swt). Berapa banyak kalangan salaf (generasi terdahulu) yang mengagumi dan berusaha menyelaraskan kehidupan mereka dengan sunnah. Sejak pagi hingga malam hari.</p>
<p>Di kalangan umat Islam telah sepakat bahwa sunnah merupakan kunci  untuk memahami pesan-pesan Qur&#8217;an dan sebagai perangkat pengurai yang menunjuki dari dalil-dali yang tersedia di dalamnya. Qur&#8217;an diturunkan hanya memuat prinsip-prinsip dasar dan hukum Islam secara global sebagai aturan hidup, sedang sunnah mengajarkan petunjuk pelaksanaannya ; jadi sunnah sangat diperlukan jika seseorang hendak mengamalkan secara benar ajaran Islam guna menjadi seorang Muslim yang hakiki. Hal ini dinyatakan dalam Qur&#8217;an, &#8220;Siapa yang taat kepada Rasul, maka ia taat kepada Allah.&#8221; (Q.S. al-Nisaa&#8217; : 80 )</p>
<p>Oleh karena itu, bagi seorang Muslim, mengikuti sunnah atau tidak  bukanlan suatu &#8220;kebebasan memilih&#8221;. Sebab mengamalkan ajaran Islam sesuai garis yang telah ditentukan oleh Rasulullah adalah kewajiban yang harus ditaati, sebagaimana difirmankan dalam Qur&#8217;an : &#8220;Dan apa yang Rasul berikan untuk mu, maka terimalah ia, dan apa yang  ia larang bagimu, maka juhilah.&#8221; (Q.S. al-Hasyr : 7)</p>
<p>Hidup ini sangat singkat dan sarat dengan tipu daya dengan segala  bentuk dan ragamnya yang sulit untuk dirubah. Semuanya baru akan terasa indah dan bermakna jika kita mengikuti apa yang diajarkan oleh Nabi. Setiap aktifitas yang diarahkan kepada Allah tidak akan menjauhkan dari hubungan hidup dengan-Nya, bahkan justru membuat Alah semakin menyukai dan meridhoinya. Tidak ada karunia kenikmatan yang lebih besar daripada sehari yang dilalui dalam ketentraman dan keserasian.</p>
<p>Kita coba mengawali aktifitas sehari dengan mengingat Allah dan Rasul-Nya pada saat bangun pagi,  kemudian menjalani paginya bersama bimbingan  Nabi (saw). Dalam setiap hendak memulai perkerjaan, Rasulullah senantiasa mengawali perbuatan dengan menyebut nama Allah. Rasulullah bersabda :</p>
<p>&#8220;Setiap perbuatan yang tidak diawali dengan menyebut nama Allah (membaca) Bismillahirrahmanirrahim &#8211; adalah terputus (dari berkat Ilahi atau Rahmat-Nya).&#8221; (Tafsir Ibnu Katsir). Selanjutnya, hendaknya perilaku hidup ini kita selaraskan dengan  ajaran Qur&#8217;an, dan mengikuti sunnah Nabi. Dengan begitu, hidup yang singkat ini akan terasa sangat bermakna, penuh hikmah dan indah.</p>
<p>Rasa kasih sayang yang Nabi miliki, kita adopsi. Kecintaan kepada sesama dan semua makhluk Allah kita pelihara. Pengabdian hidup Nabi untuk kejayaan Islam, kita amalkan. Pengorbanan Nabi untuk kedamaian umat manusia, kita jaga. Kesederhanaan Nabi dalam hidup sehari-hari, kita ikuti. Keikhlasan Nabi dalam beramal, kita praktekkan.</p>
<p>Maka, dengan mengikuti Nabi yang mulia karena akhlaknya, kita akan menjadi orang mulia, baik di mata Allah atau di mata manusia.</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parasugeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parasugeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parasugeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parasugeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/parasugeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/parasugeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/parasugeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/parasugeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parasugeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parasugeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parasugeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parasugeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parasugeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parasugeng.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=38&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parasugeng.wordpress.com/2008/12/01/sunnah-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65da491832a2dc1223be85cfed15968b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak AR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Peringatan Bumi</title>
		<link>http://parasugeng.wordpress.com/2008/11/05/10-peringatan-bumi/</link>
		<comments>http://parasugeng.wordpress.com/2008/11/05/10-peringatan-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 03:45:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakarfisika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tadzkiroh]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sugeng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parasugeng.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[from: Sugeng Jabri / Kualalumpur &#8211; Malaysia Untuk peringatan pada diri yang sering alpa dengan keindahan dunia yang hanya palsu belaka. Sedarlah bahawa bumi sentiasa berkata-kata dengan manusia namun masih ramai lagi manusia yang lalai dan leka. Berkata Anas Bin Malik r. a; Sesungguhnya setiap hari bumi menyeru kepada manusia dengan sepuluh perkara. 1. Wahai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=36&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>from: Sugeng Jabri / Kualalumpur &#8211; Malaysia</p></blockquote>
<p>Untuk peringatan pada diri yang sering alpa dengan keindahan dunia yang hanya palsu belaka. Sedarlah bahawa bumi sentiasa berkata-kata dengan manusia namun masih ramai lagi manusia yang lalai dan leka.</p>
<p><span id="more-36"></span></p>
<p>Berkata Anas Bin Malik r. a;</p>
<p>Sesungguhnya setiap hari bumi menyeru kepada manusia dengan sepuluh perkara.</p>
<p>1. Wahai anak Adam! Berjalanlah di atas perutku, tetapi ingatlah! Engkau akan dimasukkan ke dalamnya kelak.</p>
<p>2. Engkau melakukan maksiat di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan diazab di dalam perutku.</p>
<p>3. Engkau ketawa di atas perutku, tetapi ingatlah! Engkau akan menangis di dalam perutku.</p>
<p>4. Engkau bergembira di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan kecewa di dalam perutku.</p>
<p>5. Engkau mengumpul harta di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan menyesal di dalam perutku.</p>
<p>6. Engkau makan benda yang haram di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan dimakan oleh ulat di dalam perutku</p>
<p>7. Engkau angkuh di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan dihina di dalam perutku.</p>
<p>8. Engkau berlari dengan riang di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan jatuh di dalam perutku dalam keadaan dukacita.</p>
<p>9. Engkau hidup di dunia bersiramkan cahaya matahari, bulan dan bintang di belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan tinggal dalam kegelapan di dalam perutku.</p>
<p>10. Engkau hidup di atas belakangku beramai-ramai, tetapi ingatlah! Engkau akan keseorangan di dalam perutku.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parasugeng.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parasugeng.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parasugeng.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parasugeng.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/parasugeng.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/parasugeng.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/parasugeng.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/parasugeng.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parasugeng.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parasugeng.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parasugeng.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parasugeng.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parasugeng.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parasugeng.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=36&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parasugeng.wordpress.com/2008/11/05/10-peringatan-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65da491832a2dc1223be85cfed15968b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak AR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mutiara Kata Khalil Gibran</title>
		<link>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/27/mutiara-kata-khalil-gibran/</link>
		<comments>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/27/mutiara-kata-khalil-gibran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 07:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakarfisika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[Kata indah]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara Khalil Gibran]]></category>
		<category><![CDATA[Para Sugeng]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parasugeng.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[From; Sugeng Waluyo &#8211; Bekasi KATA TERINDAH Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. SAHABAT SEJATI Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan. PERSAHABATAN Persahabatan itu adalah tanggungjawaban [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=33&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>From; Sugeng Waluyo &#8211; Bekasi</p></blockquote>
<p>KATA TERINDAH<br />
Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.</p>
<p><span id="more-33"></span></p>
<p>SAHABAT SEJATI<br />
Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.</p>
<p>PERSAHABATAN<br />
Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.</p>
<p>SULUH HIDUP<br />
Tuhan telah memasang suluh dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan; berdosalah mereka yang mematikan suluh itu dan menguburkannya ke dalam abu.</p>
<p>PENYAIR<br />
Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.<br />
Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.<br />
Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.<br />
Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.</p>
<p>SUARA KEHIDUPANKU<br />
Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.</p>
<p>KEINDAHAN KEHIDUPAN<br />
Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.</p>
<p>PERPISAHAN<br />
Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan &#8211; seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.</p>
<p>RUMAH<br />
Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.PUISI<br />
Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.</p>
<p>NILAI<br />
Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.</p>
<p>PENDERITAAN<br />
Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesedaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah.<br />
Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan.<br />
Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri &#8211; ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara.</p>
<p>SAHABAT<br />
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.<br />
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.</p>
<p>SIKAP MANUSIA<br />
Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.</p>
<p>DUA HATI<br />
Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.</p>
<p>HUTANG KEHIDUPAN<br />
Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.</p>
<p>INSPIRASI<br />
Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.</p>
<p>POHON<br />
Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.</p>
<p>FALSAFAH HIDUP<br />
Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta.</p>
<p>KERJA<br />
Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri, dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.<br />
Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.</p>
<p>LAGU GEMBIRA<br />
Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.</p>
<p>KEBEBASAN<br />
Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.” Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”</p>
<p>ORANG TERPUJI<br />
Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.</p>
<p>BERJALAN SEIRINGAN<br />
Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.</p>
<p>DOA<br />
Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.</p>
<p>PENYIKSAAN<br />
Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.</p>
<p>KATA-KATA<br />
Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.</p>
<p>BICARA WANITA<br />
Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.</p>
<p>KESEDARAN<br />
Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyedari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.</p>
<p>ILMU DAN AGAMA<br />
Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.NILAI BURUK<br />
Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.</p>
<p>MENUAI CINTA<br />
Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.</p>
<p>KEHIDUPAN<br />
Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.</p>
<p>KERJA<br />
Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.</p>
<p>SELAMATKAN AKU<br />
Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.</p>
<p>CINTA<br />
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus. Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.</p>
<p>CINTA<br />
Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.</p>
<p>CINTA<br />
Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.</p>
<p>CINTA<br />
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.</p>
<p>CINTA<br />
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.</p>
<p>ATAS NAMA CINTA<br />
Jangan kaukira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.</p>
<p>CINTA YANG BERLALU<br />
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati;<br />
tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.</p>
<p>CINTA LELAKI<br />
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.</p>
<p>TAKDIR CINTA<br />
Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.</p>
<p>CINTA PERTAMA<br />
Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik kepahitan yang penuh misteri.</p>
<p>LAFAZ CINTA<br />
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.</p>
<p>LAFAZ CINTA<br />
Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta.. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.</p>
<p>KALIMAH CINTA<br />
Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya.</p>
<p>CINTA DAN AIRMATA<br />
Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.</p>
<p>WANITA<br />
Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatau kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.</p>
<p>BANGSA<br />
Manusia terbahagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan. Tanah airku adalah alam semesta. Aku warganegara dunia kemanusiaan.</p>
<p>KESENANGAN<br />
Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama. Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan.</p>
<p>WARISAN<br />
Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.</p>
<p>RESAH HATI<br />
Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa memperolehinya kembali?</p>
<p>JIWA<br />
Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.</p>
<p>LUAHAN<br />
Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan… dari aku hidup menjemukan dan putus asa.</p>
<p>LAGU KEINDAHAN<br />
Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.</p>
<p>DIRI<br />
Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.</p>
<p>TEMAN MENANGIS<br />
Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.</p>
<p>PEMAHAMAN DIRI<br />
Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.</p>
<p>HATI LELAKI<br />
Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.PENULIS<br />
Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.</p>
<p>HARTA BENDA<br />
Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.</p>
<p>OBOR HATI<br />
Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.</p>
<p>KESEPIAN<br />
Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahan ku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikan ku yang pendiam.</p>
<p>KEABADIAN PANTAI<br />
Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi.</p>
<p>MEMAHAMI TEMAN<br />
Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.</p>
<p>MANUSIA SAMA<br />
Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.</p>
<p>MENCINTAI<br />
Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.</p>
<p>CERMIN DIRI<br />
Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu, kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata, “Aku cinta kamu.” Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku.</p>
<p>KEBIJAKSANAAN<br />
Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.</p>
<p>KEBENARAN<br />
Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.</p>
<p>NYANYIAN PANTAI<br />
Apakah nyanyian laut berakhir di pantai atau dalam hati-hati mereka yang mendengarnya?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parasugeng.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parasugeng.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parasugeng.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parasugeng.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/parasugeng.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/parasugeng.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/parasugeng.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/parasugeng.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parasugeng.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parasugeng.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parasugeng.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parasugeng.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parasugeng.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parasugeng.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=33&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/27/mutiara-kata-khalil-gibran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65da491832a2dc1223be85cfed15968b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak AR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan</title>
		<link>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/24/keutamaan-10-hari-terakhir-ramadhan/</link>
		<comments>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/24/keutamaan-10-hari-terakhir-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2008 10:14:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakarfisika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tadzkiroh]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[Fadhilah]]></category>
		<category><![CDATA[I'tikaf]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Para Sugeng]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parasugeng.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[From: Sugeng Hj. Jabri &#8211; Malaysia Oleh: Ulis Tofa, Lc. Bulan Ramadhan merupakan momentum peningkatan kebaikan bagi orang-orang yang bertaqwa dan ladang amal bagi orang-orang shaleh. Terutama, sepuluh hari terakhir Ramadhan. Sebagian ulama kita membagi bulan ini dengan tiga fase: fase pertama sepuluh hari awal Ramadhan sebagai fase rahmat, sepuluh di tengahnya sebagai fase maghfirah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=28&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>From: Sugeng Hj. Jabri &#8211; Malaysia</p></blockquote>
<p><strong>Oleh: Ulis Tofa, Lc.</strong> Bulan Ramadhan merupakan momentum peningkatan kebaikan bagi orang-orang yang bertaqwa dan ladang amal bagi orang-orang shaleh. Terutama, sepuluh hari terakhir Ramadhan. Sebagian ulama kita membagi bulan ini dengan tiga fase: fase pertama sepuluh hari awal Ramadhan sebagai fase rahmat, sepuluh di tengahnya sebagai fase maghfirah dan sepuluh akhirnya sebagai fase pembebasan dari api neraka. Sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat Salman Al Farisi: “Adalah bulan Ramadhan, awalnya rahmat, pertengahannya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”</p>
<p><span id="more-28"></span><br />
Dari ummul mukminin, Aisyah ra., menceritakan tentang kondisi Nabi saw. ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan: “Beliau jika memasuki sepuluh hari terkahir Ramadhan, mengencangkan ikat pinggang, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.”</p>
<p>Apa rahasia perhatian lebih beliau terhadap sepuluh hari terakhir Ramadhan? Paling tidak ada dua sebab utama:</p>
<p>Sebab pertama, karena sepuluh terkahir ini merupakan penutupan bulan Ramadhan, sedangkan amal perbuatan itu tergantung pada penutupannnya atau akhirnya. Rasulullah saw. berdo’a:</p>
<p>“اللهم اجعل خير عمري آخره وخير عملي خواتمه وخير أيامي يوم ألقاك”</p>
<p>“Ya Allah, jadikan sebaik-baik umurku adalah penghujungnya. Dan jadikan sebaik-baik amalku adalah pamungkasnya. Dan jadikan sebaik-baik hari-hariku adalah hari di mana saya berjumpa dengan-Mu Kelak.”</p>
<p>Jadi, yang penting adalah hendaknya setiap manusia meangakhiri hidupnya atau perbuatannya dengan kebaikan. Karena boleh jadi ada orang yang jejak hidupnya melakukan sebagian kebaikan, namun ia memilih mengakhiri hidupnya dengan kejelekan.</p>
<p>Sepuluh akhir Ramadhan merupakan pamungkas bulan ini, sehingga hendaknya setiap manusia mengakhiri Ramadhan dengan kebaikan, yaitu dengan mencurahkan daya dan upaya untuk meningkatkan amaliyah ibadah di sepanjang sepuluh hari akhir Ramadhan ini.</p>
<p>Sebab kedua, karena dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan di duga turunnya lailatul qadar, karena lailatul qadar bisa juga turun pada bulan Ramadhan secara keseluruhan, sesuai dengan firman Allah swt.</p>
<p>إنا أنزلناه في ليلة القدر</p>
<p>“Sesungguhnya Kami telah turunkan Al Qur’an pada malam kemulyaan.”</p>
<p>Allah swt. juga berfirman:</p>
<p>شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن هدى للناس وبينات من الهدى والفرقان</p>
<p>“Bulan Ramadhan,adalah bulan diturunkan di dalamnya Al Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan dari petunjuk dan pembeda -antara yang hak dan yang batil-.”</p>
<p>Dalam hadits disebutkan: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan di dalamnya ada lailatul qadar, malam lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa diharamkan darinya maka ia diharamkan mendapatkan kebaikan seluruhnya. Dan tidak diharamkan kebaikannya kecuali ia benar-benar terhalang -mahrum-.”</p>
<p>Al qur’an dan hadits sahih menunjukkan bahwa lailatul qadar itu turun di bulan Ramadhan. Dan boleh jadi di sepanjang bulan Ramadhan semua, lebih lagi di sepuluh terakhir Ramadhan. Sebagaimana sabda Nabi saw.:</p>
<p>“التمسوها في العشر الأواخر من رمضان“.</p>
<p>“Carilah lailatul qadar di sepuluh terakhir Ramadhan.”</p>
<p>Pertanyaan berikutnya, apakah lailatul qadar di seluruh sepuluh akhir Ramadhan atau di bilangan ganjilnya saja? Banyak hadits yang menerangkan lailatul qadar berada di sepuluh hari terakhir. Dan juga banyak hadits yang menerangkan lailatul qadar ada di bilangan ganjil akhir Ramadhan. Rasulullah saw. bersabda:</p>
<p>“التمسوها في العشر الأواخر وفي الأوتار”</p>
<p>“Carilah lailatul qadar di sepuluh hari terakhir dan di bilangan ganjil.”</p>
<p>“إن الله وتر يحب الوتر”</p>
<p>“Sesungguhnya Allah ganjil, menyukai bilangan ganjil.”</p>
<p>Oleh karena itu, kita rebut lailatul qadar di sepuluh hari terakhir Ramadhan, baik di bilangan ganjilnya atau di bilangan genapnya. Karena tidak ada konsensus atau ijma’ tentang kapan turunya lailatul qadar.</p>
<p>Di kalangan umat muslim masyhur bahwa lailatul qadar itu turun pada tanggal 27 Ramadhan, sebagaimana pendapat Ibnu Abbas, Ubai bin Ka’ab dan Ibnu Umar radhiyallahu anhum. Akan tetapi sekali lagi tidak ada konsensus pastinya.</p>
<p>Sehingga imam Ibnu Hajar dalam kitab “Fathul Bari” menyebutkan, “Paling tidak ada 39 pendapat berbeda tentang kapan lailatul qadar.”</p>
<p>Ada yang berpendapat ia turun di malam dua puluh satu, ada yang berpendapat malam dua puluh tiga, dua puluh lima, bahkan ada yang berpendapat tidak tertentu. Ada yang berpendapat lailatul qadar pindah-pindah atau ganti-ganti, pendapat lain lailatul qadar ada di sepanjang tahun. Dan pendapat lainnya yang berbeda-beda.</p>
<p>Untuk lebih hati-hati dan antisipasi, hendaknya setiap manusia menghidupkan sepuluh hari akhir Ramadhan.</p>
<p>Apa yang disunnahkan untuk dikerjakan pada sepuluh hari akhir Ramadhan?</p>
<p>Adalah qiyamullail, sebelumnya didahului dengan shalat tarawih dengan khusyu’. Qira’atul qur’an, dzikir kepada Allah, seperti tasbih, tahlil, tahmid dan takbir, istighfar, do’a, shalawat atas nabi dan melaksanakan kebaikan-kebaikan yang lainnya.</p>
<p>Lebih khusus memperbanyak do’a yang ma’tsur:</p>
<p>وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : قُلْت : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أَرَأَيْت إنْ عَلِمْت أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ، مَا أَقُولُ فِيهَا ؟ قَالَ : قُولِي : اللَّهُمَّ إنَّك عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي</p>
<p>Seperti yang diriwayatkan oleh Aisyah, bahwa beliau berkata: “Saya berkata: Wahai Rasul, apa pendapatmu jika aku mengetahui bahwa malam ini adalah lailatul qadar, apa yang harus aku kerjakan? Nabi bersabda: “Ucapkanlah: “Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fu ‘anni.” (Ya Allah, Engkau Dzat Pengampun, Engkau mencintai orang yang meminta maaf, maka ampunilah saya.” (Ahmad dan disahihkan oleh Al-Albani)</p>
<p>Patut kita renungkan, wahai saudaraku muslim-muslimah: “Laa takuunuu Ramadhaniyyan, walaakin kuunuu Rabbaniyyan. Janganlah kita menjadi hamba Ramadhan, tapi jadilah hamba Tuhan.” Karena ada sebagian manusia yang menyibukkan diri di bulan Ramadhan dengan keta’atan dan qiraatul Qur’an, kemudian ia meninggalkan itu semua bersamaan berlalunya Ramadhan.</p>
<p>Kami katakan kepadanya: “Barangsiapa menyembah Ramadhan, maka Ramadhan telah mati. Namun barangsiapa yang menyembah Allah, maka Allah tetap hidup dan tidak akan pernah mati.”</p>
<p>Allah cinta agar manusia ta’at sepanjang zaman, sebagaimana Allah murka terhadap orang yang bermaksiat di sepanjang waktu.</p>
<p>Dan karena kita ingin mengambil bekalan sebanyak mungkin di satu bulan ini, untuk mengarungi sebelas bulan selainnya.</p>
<p>Semoga Allah swt. menerima amal kebaikan kita. Amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parasugeng.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parasugeng.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parasugeng.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parasugeng.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/parasugeng.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/parasugeng.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/parasugeng.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/parasugeng.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parasugeng.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parasugeng.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parasugeng.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parasugeng.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parasugeng.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parasugeng.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=28&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/24/keutamaan-10-hari-terakhir-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65da491832a2dc1223be85cfed15968b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak AR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bocah Misterius di Bulan Ramadhan</title>
		<link>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/23/bocah-misterius-di-bulan-ramadhan/</link>
		<comments>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/23/bocah-misterius-di-bulan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 13:11:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakarfisika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tadzkiroh]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Para Sugeng]]></category>
		<category><![CDATA[Petuah]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Romadlon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parasugeng.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[From: Sugeng Andono &#8211; Jogjakarta Indonesia Bocah itu menjadi pembicaraan di kampung Ketapang. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung. Ia menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua. Hal ini bagi orang kampung sungguh menyebalkan. Yah, bagaimana tidak menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=13&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>From: Sugeng Andono &#8211; Jogjakarta Indonesia</p></blockquote>
<p>Bocah itu menjadi pembicaraan di kampung Ketapang. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung. Ia menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua. Hal ini bagi orang kampung sungguh menyebalkan. Yah, bagaimana tidak menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang tampak coklat menyala.<br />
<span id="more-13"></span>Sementara tangan kirinya memegang es kelapa, lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang melekat diplastik es tersebut.</p>
<p>Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung melihatnya bukan pada bulan puasa!</p>
<p>Tapi ini justru terjadi ditengah hari pada bulan puasa! Bulan ketika banyak orang sedang menahan lapar dan haus. Es kelapa dan roti isi daging tentu saja menggoda orang yang melihatnya.</p>
<p>Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena kebetulan selama tiga hari semenjak bocah itu ada, matahari dikampung itu lebih terik dari biasanya.</p>
<p>Luqman mendapat laporan dari orang-orang kampong mengenai bocah itu. Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu menyodor-nyodorkan dan memperagakan bagaimana dengan nikmatnya ia mencicipi es kelapa dan roti isi daging tersebut.</p>
<p>Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu kemudian dibuat mundur ketakutan sekaligus keheranan.</p>
<p>Setiap dilarang, bocah itu akan mendengus dan matanya akan memberikan kilatan yang menyeramkan. Membuat mundur semua orang yang akan melarangnya.</p>
<p>************ ********* **<br />
Luqman memutuskan akan menunggu kehadiran bocah itu. Kata orang kampung, belakangan ini, setiap bakda zuhur, anak itu akan muncul secara misterius.</p>
<p>Bocah itu akan muncul dengan pakaian lusuh yang sama dengan hari-hari kemarin dan akan muncul pula dengan es kelapa dan roti isi daging yang sama juga!</p>
<p>Tidak lama Luqman menunggu, bocah itu datang lagi. Benar, ia menari-nari dengan menyeruput es kelapa itu. Tingkah bocah itu jelas membuat orang lain menelan ludah, tanda ingin meminum es itu juga.</p>
<p>Luqman pun lalu menegurnya.. Cuma,ya itu tadi,bukannya takut, bocah itu malah mendelik hebat dan melotot, seakan-akan matanya akan keluar.</p>
<p>&#8220;Bismillah.. .&#8221; ucap Luqman dengan kembali mencengkeram lengan bocah itu..Ia kuatkan mentalnya. Ia berpikir,kalau memang bocah itu bocah jadi-jadian, ia akan korek keterangan apa maksud semua ini.</p>
<p>Kalau memang bocah itu &#8220;bocah beneran&#8221; pun, ia juga akan cari keterangan, siapa dan dari mana sesungguhnya bocah itu.</p>
<p>Mendengar ucapan bismillah itu, bocah tadi mendadak menuruti tarikan tangan Luqman. Luqman pun menyentak tanggannya, menyeret dengan halus bocah itu, dan membawanya ke rumah. Gerakan Luqman diikuti dengan tatapan penuh tanda tanya dari orang-orang yang melihatnya.</p>
<p>&#8221; Ada apa Tuan melarang saya meminum es kelapa dan menyantap roti isi daging ini? Bukankah ini kepunyaan saya?&#8221; tanya bocah itu sesampainya di rumah Luqman, seakan-akan tahu bahwa Luqman akan bertanya tentang kelakuannya. Matanya masih lekat menatap tajam pada Luqman.</p>
<p>&#8220;Maaf ya, itu karena kamu melakukannya di bulan puasa,&#8221; jawab Luqman dengan halus,&#8221;apalagi kamu tahu, bukankah seharusnya kamu juga berpuasa? Kamu bukannya ikut menahan lapar dan haus, tapi malah menggoda orang dengan tingkahmu itu..&#8221;</p>
<p>Sebenarnya Luqman masih akan mengeluarkan uneg-unegnya, mengomeli anak itu. Tapi mendadak bocah itu berdiri sebelum Luqman selesai. Ia menatap Luqman lebih tajam lagi.</p>
<p>&#8220;Itu kan yang kalian lakukan juga kepada kami semua! Bukankah kalian yang lebih sering melakukan hal ini ketimbang saya..?! Kalian selalu mempertontonkan kemewahan ketika kami hidup dibawah garis kemiskinan pada sebelas bulan di luar bulan puasa?</p>
<p>Bukankah kalian yang lebih sering melupakan kami yang kelaparan, dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya dan melupakan kami?</p>
<p>Bukankah kalian juga yang selalu tertawa dan melupakan kami yang sedang menangis?</p>
<p>Bukankah kalian yang selalu berobat mahal bila sedikit saja sakit menyerang, sementara kalian mendiamkan kami yang mengeluh kesakitan hingga kematian menjemput ajal..?!</p>
<p>Bukankah juga di bulan puasa ini hanya pergeseran waktu saja bagi kalian untuk menahan lapar dan haus?</p>
<p>Ketika bedug maghrib bertalu, ketika azan maghrib terdengar, kalian kembali pada kerakusan kalian&#8230;!?&#8221;</p>
<p>Bocah itu terus saja berbicara tanpa memberi kesempatan pada Luqman untuk menyela. Tiba-tiba suara bocah itu berubah. Kalau tadinya ia berkata begitu tegas dan terdengar &#8220;sangat&#8221; menusuk, kini ia bersuara lirih, mengiba.</p>
<p>&#8220;Ketahuilah Tuan&#8230;, kami ini berpuasa tanpa ujung, kami senantiasa berpuasa meski bukan waktunya bulan puasa, lantaran memang tak ada makanan yang bisa kami makan. Sementara Tuan hanya berpuasa sepanjang siang saja.</p>
<p>Dan ketahuilah juga, justru Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan lah yang menyakiti perasaan kami dengan berpakaian yang luar biasa mewahnya, lalu kalian sebut itu menyambut Ramadhan dan &#8216;Idul Fithri?</p>
<p>Bukankah kalian juga yang selalu berlebihan dalam mempersiapkan makanan yang luar biasa bervariasi banyaknya, segala rupa ada, lantas kalian menyebutnya dengan istilah menyambut Ramadhan dan &#8216;Idul Fithri?</p>
<p>Tuan.., sebelas bulan kalian semua tertawa di saat kami menangis, bahkan pada bulan Ramadhan pun hanya ada kepedulian yang seadanya pula.</p>
<p>Tuan.., kalianlah yang melupakan kami, kalianlah yang menggoda kami, dua belas bulan tanpa terkecuali termasuk di bulan ramadhan ini. Apa yang telah saya lakukan adalah yang kalian lakukan juga terhadap orang-orang kecil seperti kami&#8230;!</p>
<p>Tuan.., sadarkah Tuan akan ketidak abadian harta?</p>
<p>Lalu kenapakah kalian masih saja mendekap harta secara berlebih?</p>
<p>Tuan.., sadarkah apa yang terjadi bila Tuan dan orang-orang sekeliling Tuan tertawa sepanjang masa dan melupakan kami yang semestinya diingat?</p>
<p>Bahkan, berlebihannya Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan bukan hanya pada penggunaan harta, tapi juga pada dosa dan maksiat.. Tahukah Tuan akan adanya azab Tuhan yang akan menimpa?</p>
<p>Tuan.., jangan merasa aman lantaran kaki masih menginjak bumi. Tuan&#8230;, jangan merasa perut kan tetap kenyang lantaran masih tersimpan pangan &#8216;tuk setahun, jangan pernah merasa matahari tidak akan pernah menyatu dengan bumi kelak&#8230;.&#8221;</p>
<p>************ ********* *</p>
<p>Wuahh&#8230;, entahlah apa yang ada di kepala dan hati Luqman. Kalimat demi kalimat meluncur deras dari mulut bocah kecil itu tanpa bisa dihentikan.</p>
<p>Dan hebatnya, semua yang disampaikan bocah tersebut adalah benar adanya!</p>
<p>Hal ini menambah keyakinan Luqman, bahwa bocah ini bukanlah bocah sembarangan. Setelah berkata pedas dan tajam seperti itu, bocah itu pergi begitu saja meninggalkan Luqman yang dibuatnya terbengong-bengong.</p>
<p>Di kejauhan, Luqman melihat bocah itu menghilang bak ditelan bumi. Begitu sadar, Luqman berlari mengejar ke luar rumah hingga ke tepian jalan raya kampung Ketapang. Ia edarkan pandangan ke seluruh sudut yang bisa dilihatnya, tapi ia tidak menemukan bocah itu.</p>
<p>Ditengah deru nafasnya yang memburu, ia tanya semua orang di ujung jalan, tapi semuanya  menggeleng bingung. Bahkan, orang-orang yang menunggu penasaran didepan rumahnya pun mengaku tidak melihat bocah itu keluar dari rumah Luqman!</p>
<p>Bocah itu benar-benar misterius! Dan sekarang ia malah menghilang!</p>
<p>Luqman tidak mau main-main. Segera ia putar langkah, balik ke rumah. Ia ambil sajadah, sujud dan bersyukur. Meski peristiwa tadi irrasional, tidak masuk akal, tapi ia mau meyakini bagian yang masuk akal saja. Bahwa memang betul adanya apa yang dikatakan bocah misterius tadi. Bocah tadi memberikan pelajaran yang berharga, betapa kita sering melupakan orang yang seharusnya kita ingat.. Yaitu mereka yang tidak berpakaian, mereka yang kelaparan, dan mereka yang tidak memiliki penghidupan yang layak.</p>
<p>Bocah tadi juga memberikan Luqman pelajaran bahwa seharusnya mereka yang sedang berada diatas, yang sedang mendapatkan karunia Allah, jangan sekali-kali menggoda orang kecil, orang bawah, dengan berjalan membusungkan dada dan mempertontonkan kemewahan yang berlebihan.</p>
<p>Marilah berpikir tentang dampak sosial yang akan terjadi bila kita terus menjejali tontonan kemewahan, sementara yang melihatnya sedang membungkuk menahan lapar.</p>
<p>Luqman berterima kasih kepada Allah yang telah memberikannya hikmah yang luar biasa.. Luqman tidak mau menjadi bagian yang Allah sebut mati mata hatinya.</p>
<p>Sekarang yang ada dipikirannya sekarang , entah mau dipercaya orang atau tidak, ia akan mengabarkan kejadian yang dialaminya bersama bocah itu sekaligus menjelaskan hikmah kehadiran bocah tadi kepada semua orang yang dikenalnya, kepada sebanyak-banyaknya orang.</p>
<p>Kejadian bersama bocah tadi begitu berharga bagi siapa saja yang menghendaki bercahayanya hati.</p>
<p>Pertemuan itu menjadi pertemuan yang terakhir. Sejak itu Luqman tidak pernah lagi melihatnya, selama-lamanya. Luqman rindu kalimat-kalimat pedas dan tudingan-tudingan yang memang betul adanya.</p>
<p>Luqman rindu akan kehadiran anak itu agar ada seseorang yang berani menunjuk hidungnya ketika ia salah.</p>
<p>=====</p>
<p>Sugeng Andono &#8211; Jogja</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parasugeng.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parasugeng.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parasugeng.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parasugeng.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/parasugeng.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/parasugeng.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/parasugeng.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/parasugeng.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parasugeng.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parasugeng.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parasugeng.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parasugeng.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parasugeng.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parasugeng.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=13&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/23/bocah-misterius-di-bulan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65da491832a2dc1223be85cfed15968b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak AR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Did you get a bill from Allah?</title>
		<link>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/23/did-you-get-a-bill-from-allah/</link>
		<comments>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/23/did-you-get-a-bill-from-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 13:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakarfisika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tadzkiroh]]></category>
		<category><![CDATA[Bill]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[Para Sugeng]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadlon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parasugeng.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[From: Sugeng Hj. Jabri &#8211; Malaysia A man reached 70 years of age and was affected by a disease which made him unable to urinate. The doctors told him that he needs an operation to cure the disease. He agreed to do the operation as the problem was giving him severe pain for days. When [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=11&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>From: Sugeng Hj. Jabri &#8211; Malaysia</p></blockquote>
<p>A man reached 70 years of age and was affected by a disease which made him unable to urinate. The doctors told him that he needs an operation to cure the disease. He agreed to do the operation as the problem was giving him severe pain for days. When the operation was completed the doctor gave him a bill which covered all the costs.</p>
<p><span id="more-11"></span></p>
<p>After looking at the bill, the man started crying. Upon seeing this, the doctor said “If the cost is too high then we could make some other arrangements for you.” The old man replied, “I am not crying because of the money but I am crying because Allah let me urinate for 70 years and He never sent me a bill!”</p>
<p>Subhanallah! We rarely thank Allah for these things which are indeed great favours. Let us ask Allah to grant us the ability to recognize His bounties and thank Him often.</p>
<p>“And He gave you of all that you asked for, and if you count the blessings of Allah, never will you be able to count them…” Al Quran (14:34)</p>
<p>وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لا تُحْصُوهَا إِنَّ الإنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ</p>
<p>Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah). &#8211; (Ibrahim 34)</p>
<p>=====</p>
<p>Sugeng Hj. Jabri</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parasugeng.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parasugeng.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parasugeng.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parasugeng.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/parasugeng.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/parasugeng.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/parasugeng.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/parasugeng.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parasugeng.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parasugeng.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parasugeng.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parasugeng.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parasugeng.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parasugeng.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=11&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/23/did-you-get-a-bill-from-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65da491832a2dc1223be85cfed15968b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak AR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello Sugeng!</title>
		<link>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/22/hello-world/</link>
		<comments>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/22/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 14:27:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakarfisika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Salam]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to para Sugeng Community. This is our blog and our home. We Are: &#8220;sugeng jabri&#8221; &#60;sugeng.jabri@yahoo.com&#62;, &#8220;ar sugeng riyadi&#8221; &#60;ar_sugeng_riyadi@yahoo.com&#62;, &#8220;imam sugeng santoso&#8221; &#60;imamsugeng@yahoo.co.id&#62;, &#8220;sugeng hariyanto&#8221; &#60;sghariyanto@yahoo.com&#62;, &#8220;sugeng andono&#8221; &#60;sugeng_andono@yahoo.com&#62;, More, please Visit &#8211;&#62;  Para Sugeng Member<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=1&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to para Sugeng Community. This is our blog and our home.</p>
<p>We Are:</p>
<ol>
<li>&#8220;sugeng jabri&#8221; &lt;sugeng.jabri@yahoo.com&gt;,</li>
<li>&#8220;ar sugeng riyadi&#8221; &lt;ar_sugeng_riyadi@yahoo.com&gt;,</li>
<li>&#8220;imam sugeng santoso&#8221; &lt;imamsugeng@yahoo.co.id&gt;,</li>
<li>&#8220;sugeng hariyanto&#8221; &lt;sghariyanto@yahoo.com&gt;,</li>
<li>&#8220;sugeng andono&#8221; &lt;sugeng_andono@yahoo.com&gt;,</li>
</ol>
<p>More, please Visit &#8211;&gt;  <a title="Para Sugeng Members" href="http://parasugeng.wordpress.com/member/" target="_blank">Para Sugeng Member</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parasugeng.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parasugeng.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parasugeng.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parasugeng.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/parasugeng.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/parasugeng.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/parasugeng.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/parasugeng.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parasugeng.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parasugeng.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parasugeng.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parasugeng.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parasugeng.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parasugeng.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parasugeng.wordpress.com&amp;blog=4940006&amp;post=1&amp;subd=parasugeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parasugeng.wordpress.com/2008/09/22/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/65da491832a2dc1223be85cfed15968b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Pak AR</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
